Yuks Simak Kegiatan sertifikasi Teknik Elektro Industri D-IV

Skema Operator Connecting

Latar Belakang

Sertifikasi  Kompetensi  merupakan  jaminan  tertulis  sebuah  produk,  jasa,  atau sebuah proses yang telah  mampu memenuhi  standar  yang  ditetapkan  berdasarkan  prosedur  yang dilakukan  untuk  melakukan  audit  dari  pihak  ketiga.  Selain  itu,  sertifikasi  ini  juga  dapat diterapkan   untuk   standarisasi   bagi   professional   yang   mempunyai   kompetensi   di   bidang pekerjaan.   Terdapat   berbagai   jenis   sertifikasi   yang   bisa dimiliki   oleh   orang-orang   yang membutuhkan.  Salah  satunya  adalah  standarisasi  kompetensi  yang berupa  ukuran  tentang keterampilan, sikap kerja, pengetahuan dari seseorang untuk melakukan pekerjaan sesuai dengan persyaratan yang ditentukan. Uji  kompetensi  bertujuan  sebagai  alat  untuk  mendapatkan  bukti  valid  secara  otentik sebagai acuan apakah peserta uji kompetensi tersebut sudah kompeten atau tidak terhadap materi kompetensi  yang  telah  diujikan.  Uji  kompetensi  tersebut  diselanggarakan  secara  terbuka  dan transparan, tanpa adanya diskriminasi. Hal-hal penting yang harus terpenuhi saat uji kompetensi adalah valid, efektif, efisien, adil, fleksible, dan reliable. Seseorang dapat   mengikuti   uji kompetensi  jika  ia  memiliki  latar  belakang  pendidikan  serta  pengalaman  kerja  yang  sesuai dengan  standard  uji  kompetensi  yang  akan  ia  ikuti.  Uji  kompetensi  bisa  berupa  test  tulis, paraktek,  observasi,  dan  gabungan  dari  beberapa  test  tersebut.  Seseorang  yang  telah  memiliki sertifikat  kompetensi  akan  diakui  keahliannya  dengan  memperoleh  bukti  tertulis  atas  keahlian kerja yang ia kuasai.

Standar berbasis kompetensi ini terdapat dua jenis umum, standar pertama adalah standar yang  diakui  di  seluruh  negeri  yang  digunakan  sebagi  dasar  dalam  penilaian  dan  kualifikasi formal. Standar yang kedua  adalah  standar  yang  dikembangkan  demi  keperluan  perusahaan tertentu. Standar  kompetensi  dan  sertifikasi  profesi  bertujuan  untuk  menjamin  pengembangan sumber  daya  manusia  ang  lebih  efektif  dan  efesien.  Oleh  sebab  itu,  standarisasi  ini  menjadi pemegang   peran   penting   untuk   memantau   pengembangan   sumber daya manusia. Untuk mempersiapkan tenagakerja akuntabel maka dibentuklah BNSP atau Badan Nasional Sertifikasi Profesi. BNSP  ini  merupakan  lembaga  yang  bersifat  independen  dari  pemerintah  sesuai  dengan UU 13 tahun 2003  yang  berisi tentang ketenagakerjaan.

Tujuan utama pembentukan badan ini adalah  untuk  menjamin  mutu  komptensi.  Selain  itu,  juga  memberikan  pengakuan  terhadap tenaga  kerja  untuk  seluruh  bidang  profesi  yang  dilakukan  dalam  proses  sertifikasi.Proses penerbitan  sertifikasi  kompetensi  ini  dibutuhkan  pedoman  sebagai  acuan.  Pedoman  tersebut disusun  sebagai  acuan  LSP  dan  BNSP.  LSP  atau  Lembaga  Sertifikasi  Profesi  ini  merupakan lembaga  pelaksana  dalam  kegiatan  sertifikasi  profesi  yang  mempunyai  lisensi  dari  badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Di   Indonesia,   lembaga   yang   memiliki   wewenang   untuk   melaksanakan   sertifikasi kompetensi adalah Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) yang telah mendapatkan lisensi dari Badan Nasional  Sertifikasi  Profesi  (BNSP). Salah  satu  sertifikasi  profesi  yang  ada yaitu Sertifikasi Profesi  Elektronika Nasional.

Lembaga  Sertifikasi Profesi  Elektronika Nasional ini  disahkan melalui  SK  No: KEP. 0632/BNSP/VI/2017  PBNSP 2011 ( ISO-17024), yang bertujuan  untuk  membangun  bangsa  Indonesia  menjadi  bangsa  yang memiliki kualitas, kapasitas dan kapabilitas yang memadai dalam bidang manajemen SDM.

Maksud Dan Tujuan

Laporan ini dibuat sebagai bentuk pertanggungjawaban dari kegiatan pelatihan yang telah diikuti yaitu Pelatihan Sertifikasi BNSP skema Operator Connection.

Secara umum maksud dan tujuan dari Pelaksanaan Sertifikasi Kompetensi Kerja (PSKK) dengan skema Operator Connection adalah meningkatkan kualitas dan daya saing sember daya manusia (SDM) melalui serfifikasi kompetensi kerja di area global (MEA)

Secara Khusus Pelaksanaan Sertifikasi Kompetensi Kerja (PSKK) bagi peserta pelatihan atau calon tenaga kerja dari mahasiswa ITN Malang khususnya jurusan Teknik Elektro Industri Terapan DIV antara lain bertujuan untuk  :

  1. Mendorong dan memotivasi para calon tenaga kerja profesional untuk mengaktualkan diri dengan memiliki sertifikat kompetensi yang akan meningkatkan kredibilitas tenaga kerja di Indonesia, sehingga eksistensinya dapat diakui
  2. Dapat bersaing dengan tenaga kerja dari negara lain yang bersertifikat yang memasuki peluang yang ada di industri di Indonesia
  3. Mengimplementasikan Peraturan Pemerintah tentang sertifikasi usaha dan sertifikasi profesi.
  4. Memfasilitasi calon tenaga kerja (mahasiswa ITN Malang khususnya jurusan Teknik Elektro Industri Terapan) untuk mendapatkan sertifikat kompetensi melalui proses uji kompetensi kerja oleh LSP Elektronika Nasional Surabaya.

Sasaran

Sasaran yang hendak dicapai dalam pelaksaan sertifikasi kompetensi kerja (PSKK) yang dilaksanakan oleh LSP Elektronika Nasional Surabaya sebagai berikut :

  1. Sertifikasi kompetensi bagi calon tenaga kerja (lulusan) program pelatihan melalui kegiatanUji Kompetensi Kerja
  2. Sertifikasi kompetensi lulusan ITN Malang yang lulusannya nanti sebagai calon tenaga kerja yang handal dan mampu bersaing ditingkat nasional  maupun internasional.

 

Sumber Dana

Dana bersumber dari :

  1. Merupakan subsidi dari Pemerintah sebesar Rp. 650.000,-
  2. Dana Pribadi Peserta Rp. 100.000,-Waktu danTempat Uji Sertifikasi oleh LSP Elektronika Nasional dengan Skema Operator Connection, dilaksanakan  pada  hari Senin, tanggal 21 Oktober 2019 pukul  09.00 s/d selesai di ruang Inherent Lantai 3 dan Laboratorium Instalasi Penerangan dan Jaringan Distribusi Tenaga Listrik Lantai 1, Gedung Laboratorium Kampus 2 ITN Malang, Jln Raya Karanglo Km2 Malang.

     

    Pelaksanaan Kegiatan

    Skema sertifikasi yang digunakan pada Pelaksanaan Sertifikasi Kompetensi Kerja  yaitu : KLASTER Operator Connection

  3.  

    Daftar Peserta

    Peserta kegiatan Uji Kompetensi Operator Connection  ini berasal dari mahasiswa ITN Malang. Jumlah peserta yang mengikuti kegiatan ini sebanyak 20 (dua puluh) orang peserta. Adapun penetapan daftar peserta sesuai dengan yang telah ditentukan oleh LSP Elektronika Nasional melalui BNSP dengan detail sebagai berikut :

    Unit Dan Judul Kompetensi :

    Kompetensi ini berkaitan dengan pengetahuan, keterampilan dan sikap kerja yang dibutuhkan untuk menggambarkan kegiatan perakitan dengan melakukan proses Connection seperti menghubungkan konektor dengan konektor, pluging kabel dan sebagainya baik umum maupun yang bersifat khusus / spesialisasi pada sektor Industri pengolahan.

    NO JUDUL UNIT KODE UNIT
    1 Memelihara Kebersihan Tempat Kerja ELM.UM01.005.01
    2 Melakukan Quality First and Customer First di Tempat Kerja ELM.UM01.007.01
    3 Melakukan Connecting Assembly ELM.UM02.048.01

     

    Jadwal Kegiatan Pelaksanaan Uji Sertifikasi

    No Waktu Kegiatan
    1 08.30 Asesor dari LSP Elektronika Nasional tiba di ITN kampus 2
    2 09.00-09.10 Pembukaan
    3 09.10-09.15 Doa bersama
    4 09.15-09.25 Sambutan Wakil Dekan I FTI ITN Malang
    5 09.25- 09.30 Penjelasan Teknis kepada para peserta ujian sertifikasi
    6 09.30 – 11.30 Peserta mengerjakan soal uji tulis kompetensi awal, Asesor cek identitas peserta/album dan tanda tangan daftar hadir,  Penggantian naskah soal apabila ada yang tidak lengkap, cacat, atau rusak
    7 11.30 – 11.40 Pengumpulan LJK dan penarikan soal, Mengecek kecukupan jumlah soal dan mengurutkan LJK
    8 11.45 Peserta meninggalkan ruang ujian
    9 11.45-13.45 Ujian Praktek di Laboratorium Instalasi Penerangan dan Jaringan Distribusi Tenaga Listrik
    10 14.00-14.30 Pengumpulan Form Self Assement dan Permohonan Sertifikasi Kompetensi
    10 14.30-14.45 Penutupan oleh Kaprodi Teknik Elektro Industri DIV
image_pdfdownload PDFimage_printprint

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *